Setelah satu tahun lebih pindah dari Batam ke Jakarta, ternyata problem yang sama dalam berlatih aikido masih menghinggapi, yaitu kesulitan membagi waktu untuk berlatih. Awalnya setelah pindah dari Batam langsung bergabung dengan salah satu dojo yang paling terkenal di Jakarta, Bulungan Aikido Dojo. Latihan disana keras namun tetap menarik, dalam artian semua dituntut untuk cepat beradaptasi karena rata-rata kemampuan aikidoka-nya memang cukup mumpuni. Para sensei pengajarnya juga banyak dan memiliki style beragam jadi otomatis itu merupakan salah satu kelebihan yang agak sulit didapat di dojo lain. Terlebih aikido mengajarkan kita untuk berlatih dengan banyak partner maupun guru sehingga kekayaan wawasan kita dalam penguasaan teknik dalam menghadapi orang berbeda menjadi bertambah. Sayangnya waktu kerja yang ketika itu lokasinya lumayan berdekatan dengan Bulungan malah tidak memungkinkan untuk kontinyu berlatih karena alasan klasik yaitu waktu. Jadilah setiap berlatih badan rasanya kaku lagi. Ukeminya yang dasarnya masih cupu malah tambah terasa makin ancur. Akhirnya coba-coba untuk berlatih tiap sabtu dan minggu, awal-awal sih lumayan bisa berjalan lancar, tapi lama kelamaan jarak rumah dan dojo yang lebih dari 30 km dengan waktu tempuh kalo pake motor sekitar se-jam, itu juga kalo ga macet (sekarang weekend juga macet lho, soalnya orang banyak yang punya kendaran pribadi) akhirnya saya menyerah juga. Belum lagi waktu yang dihabiskan cukup banyak, padahal kalo libur pengennya kumpul keluarga, sebab hari biasa sudah sulit untuk kumpul. Itupun kalau cuaca bersahabat, seperti musim hujan dan seringnya tiap mau berangkat latihan pasti hujan, udah deh bikin semangat berlatih langsung luntur mendadak.
Hingga akhirnya diterima kerja di tempat baru yang Alhmdulillahnya memiliki dojo internal perusahaan. Lumayanlah sedikit-sedikit bisa menyisihkan waktu untuk berlatih. Target berlatih yang ingin dicapai selama 2 minggu sekali akhirnya lumayan bisa terpenuhi, walau tetap aja kerjaan bisa menghalangi jadwal berlatih, tapi sudah cukup lumayan. Bahkan beberapa kali diajak ikutan embukai, walaupun sungguh masih ngerasa belum layak untuk ikutan, yah ga ada salahnya deh, paling di ketawain kalo salah. Yah, ga apa-apa wajar aja. Yang penting tetap semangat berlatih dan tidak cepat puas dengan apa yang didapat saat ini. Tetap rendah hati, tundukkan kepala dan hormati orang lain.
Aikido kan mengajak kita untuk tetap tekun berlatih dan menyempurnakan tiap waza yang kita pelajari. Bukan untuk mengalahkan orang lain. Berlatih dengan semangat dan suasana yang menyenangkan.
Jadi buat temen-temen baik yang sedang berlatih aikido ataupun baru berminat saya ucapkan selamat berlatih. Insya Alloh kita bisa ketemu di matras dalam suasana berlatih yang baik. Salam persahabatan! Tetap semangat! Ganbatte minna san!!!
Kalo inget gini rasanya pengen keliling dojo sekitar Jakarta aja dulu untuk mencari pengalaman dan belajar menjadi uke yang baik. Semoga aja kebagian waktunya disela kesibukan kerja sehari-hari.
